Pengenalan minuman beras kencur instan untuk anak-anak sebagai penambah nafsu makan
DOI:
https://doi.org/10.51873/jhcs.v3i1.93Keywords:
Herbal, Beras, Kencur, InstanAbstract
Latar belakang: Upaya meningkatkan nafsu makan anak sering dilakukan melalui pemberian suplemen atau obat penambah nafsu makan tanpa konsultasi medis. Penggunaan obat yang tidak rasional berpotensi menimbulkan efek samping dan risiko jangka panjang apabila tidak digunakan sesuai indikasi. Oleh karena itu, pendekatan promotif dan preventif berbasis pemanfaatan bahan alami menjadi alternatif yang lebih aman dan sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Indonesia. Tanaman obat yang telah lama digunakan dalam ramuan tradisional adalah kencur (Kaempferia galanga). Tanaman ini mengandung senyawa bioaktif seperti etil p-metoksisinamat, flavonoid, dan minyak atsiri yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, serta efek stimulasi pada sistem pencernaan . Beras kencur sebagai minuman herbal tradisional telah dikenal luas di masyarakat sebagai penambah nafsu makan alami. Namun, pengolahan yang kurang higienis berpotensi menimbulkan kontaminasi mikroba yang dapat menurunkan kualitas dan keamanan produk.
Tujuan: Memberikan edukasi pembuatan serbuk beras kencur instan kepada masyarakat
Metode: Kegiatan dilaksanakan di Desa Cibuntu, Kabupaten Purwakarta, pada tahun 2025. Sasaran kegiatan adalah ibu rumah tangga dan orang tua yang memiliki anak usia balita dan sekolah dasar. Peserta diberi edukasi tentang tanaman obat keluarga, bentuk sediaan, kemudian demo pembuatan beras kencur instan.
Hasil: Peningkatan skor post-test sebesar ±20–30% menunjukkan bahwa metode edukatif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat.
Kesimpulan: Meskipun hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, evaluasi masih terbatas pada aspek kognitif dan praktik pembuatan oleh peserta. Belum dilakukan pengukuran klinis terhadap perubahan nafsu makan atau status gizi anak setelah konsumsi beras kencur instan.
Downloads
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syaima Fatimah, Ranti Purwanti, Reti Puji Handayani, Suharti Suharti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

